Pecinta Rasululah SAW yang suka Matematika

Tampilkan postingan dengan label Pecinta Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pecinta Rasulullah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2013

Jawaban Habib Mundzir bin Fuad Al Musawa tentang Minyak Wangi Beralkohol


Curahan Rahmat Nya swt semoga selalu menghujani kemudahan pada hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
mengenai hal ini merupakan khilaf ulama yaitu minyak wangi alkohol.

sebagian berpendapat wewangian itu najis karena mengandung alkohol,
namun pendapat lain mengatakan bahwa minyak wangi alkohol itu suci karena bukan dibuat dengan tujuan untuk arak, sebagaimana cuka yg proses pembuatannya sama dengan proses pembuatan alkohol,

karena proses pembuatan alkohol (Takhmiriyah) adalah buah2an yg dipendam hingga berubah menjadi basi dan asam hingga bertambah menjadi dua kali lipat banyaknya, lalu kemudian akan kembali berkurang dan kembali ke jumlah asalnya, 

maka proses bertambahnya hingga memuncak, hingga kembali berkurang, itulah arak yg memabukkan, 

dan bila ia telah kembali pada jumlah semula maka itulah cuka, tidak lagi memabukkan, hukumnya suci dan tidak najis, 

masalah :
seseorang yg bermaksud membuat cuka (bukan bermaksud membuat arak), namun cuka nya belum masak dan masih berupa arak, maka hukumnya tidak najis karena dibuat bukan untuk arak., walaupun ia menjadi arak yg memabukkan jika diminum, namun hukumnya tidak najis, namun haram jika diminum dan mabuk.

seseorang yg membuat arak namun terlalu lama memprosesnya hingga telah menjadi cuka, najis hukumnya karena ia ia membuatnya bukan untuk cuka tapi untuk arak.

nah.. mengenai pendapat yg menganggap tidak najisnya minyak wangi yg ber alkohol maka mereka menganggap bahwa alkohol itu dibuat bukan untuk diminum, tapi memang pabrik membuatnya untuk campuran minyak wangi, atau obat, bukan untuk arak yg dikonsumsi para pemabuk, karena jika diminum tidak memabukkan tapi akan mematikan, karena sudah berupa racun, 

dan saya telah mendapat jawaban dari guru saya Al Allamah Al Habib Umar bin Hafidh bahwa minyak wangi yg bercampurkan alkohol itu boleh digunakan selama kandungan alkoholnya tidak mencapai 50%. dan memang belum pernah saya dengar ada minyak wangi yg kandungan alkoholnya mencapai itu, karena alkohol hanya digunakan untuk mendorong minyak wangi agar bisa disemprotkan dari botolnya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,


Wallahu a'lam


sumber: http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=9283#9283
Read More >>

Selasa, 30 April 2013

Kumpulan Sunnah Rasulullah: Bersiwak


"Limpahan kasih sayang Nya semoga selalu tercurah pada anda,

saudaraku yg kumuliakan, siwak adalah sunnah dalam segala hal, dan dalam shalat adalah sesudah Iqamat dan sebelum takbiratul Ihram."

Cara Bersiwak: http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=8&id=20#20

"untuk cara bersiwak tidak ada ikhtilaf antara ulama, bahwa didalam kitab Syama'il Imam Tirmidzi, dalam hadist Rasul saw, bahwa Rasul saw bersiwak dg kayu araak, dan memulainya dari pertengahan, lalu kearah kanan lalu kekiri, demikian diulangi sebanyak 3 X.

Imam Ghazali rahimahullah melengkapi caranya, yaitu meletakkan siwak di jajaran gigi tengah bagian atas, lalu mendorongnya kearah kanan sampai keujungnya,
lalu turunkan ke jajaran bawah kanan ujung, 
lalu mendorongnya kembali ketengah jajaran bawah, 
lalu kembali naik ke tengah jajaran atas, 
lalu mendorongnya ke arah kiri sampai ujungnya, 
lalu turunkan ke jajaran bawah kiri ujung, 
dan mendorongnya lagi ke tengah di jajaran bawah. 
untuk mudahnya anggap lah anda menulis angka delapan yg rebah. 

Demikian ini untuk perhitungan 1X. lalu mengulanginya sampai 3X. inilah cara terbaik, namun cara apapun adalah sudah mendapatkan pahala sunnah."

Habibina Mundzir Juga Menjelaskan Tentang Manffat Siwak:http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=9&id=313#313
"siwak sangat bermanfaat bagi gigi, Rasul saw selalu bersiwak, sedangkan perbuatan Rasul saw dan gerak gerik beliau, cara tidur beliau, dan cara hidup beliau merupakan bimbingan yg paling sempurna bagi kehidupan manusia, bimbingan dari Yang Menciptakan manusia, Maha Memahami apa apa yg paling bermanfaat bagi manusia, 

Rasul saw selalu bersiwak maka jelaslah bhw Allah mengajarkan pada kita untuk selalu menggunakan kayu siwak untuk gigi, diantara manfaatnya adalah menguatkan gigi, dan siwak yg baru (blm pernah dipakai dan masih lembab), akan bergetah dan terasa pedas dan pahit, air ini sunnah dihisap dan ditelan, dan telah dibuktikan bahwa getah siwak itu sangat bermanfaat bagi lambung, dan masih banyak lagi."


https://www.facebook.com/photo.php?fbid=112599158910430&set=a.110573172446362.1073741826.100534933450186&type=1 
Read More >>

Minggu, 07 April 2013

Kumpulan Sunnah Rasulullah: Kebiasaan Rasulullah SAW Sebelum Tidur



Rasulullah bersabda : "Ya Aisyah, jangan engkau tidur sebelum melakukan 4 perkara, yaitu :
1. Sebelum khatam Al Qur’an
2. Sebelum membuat para Nabi memberimu syafaat di hari akhir
3. Sebelum para muslim meridhoi kamu
4. Sebelum kau laksanakan haji dan umroh”

Aisyah bertanya, "Ya Rasulullah, Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?"

Rasul tersenyum seraya bersabda,
1. “Jika engkau tidur bacalah : Al Ikhlas 3x seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur’an."
(Bismillaahir rahmaanir rahiim, Qulhuallaahu ahad, Allaahushshamad, lam yalid walam yuulad, walam yakul lahuu kufuwan ahad).

2. "Membaca sholawat untukku dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafa’at di hari kiamat."
(Allaahumma shallii a`laa Sayidina Muhammad wa a`laa aalii Sayidina Muhammad).

3. "Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meridhoi kamu."
(Astaghfirullaahal adziim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih)

4. "Perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh."
(Subhanallaahi Walhamdu lillaahi walaailaaha illallaahu Allaahu Akbar)

(Habib Ali Akbar Bin Agil)

Read More >>

Kumpulan Sunnah Rasulullah: Sunnah Tata Cara Memotong Kuku




Diantara kesunnahan dihari Jum'at adalah memotong kuku. Rosulullah SAW. telah mengajarkan kita bagaimana caranya yang sesuai dengan sunnah beliau. Dan adapun tata cara atau urutan memotong kukunya sebagai berikut:
*Kuku Tangan
1. Mulai dari Jari Telunjuk tangan kanan.
2. Jari Tengah tangan kanan
3. Jari Manis tangan kanan
4. Jari Kelingking tangan kanan (Tinggalkan Ibu Jari tangan kanan)
5. Jari Kelingking tangan kiri
6. Jari Manis tangan kiri
7. Jari Tengah tangan kiri
8. Jari Telunjuk tangan kiri
9. Ibu Jari tangan kiri
10. Ibu Jari tangan kanan
*Kuku Kaki
Mulai dar kelingking kanan dan berjalan ke kiri sampai ke kelingking kiri.
Menurut Imam Syafi'i rohimahullah, Sunnah memotong kuku sebelum mengerjakan shalat Jum'at sebagaimana disunatkan mandi, bersiwak, bercukur, berharuman, berpakaian bersih dan indah sebelum ke mesjid. Wallahu a'lam bissawab.
(Sumber: Habib Taufiq Assegaf)


https://www.facebook.com/photo.php?fbid=632958906730724&set=a.412575725435711.114369.412520662107884&type=1
Read More >>

Kumpulan Sunnah Rasulullah saw: Bersiwak, Shalat Witir, Shaum senin kamis, Dzikr dan Bershalawat



Guru Mulia Habiban Munzir almusawa mengajarkan banyak amalan sunnah, berikut amalan yang kami kutip dari forum tanya jawab juga rujukan dari Buku Budi Pekerti Rasulullah SAW (Imam At-Tirmidzi) banyak terdapat sunnah Rasulullah saw di dalamnya, saudaraku bisa mendapatkannya di Kios Nabawi :

1. Bersiwak disunnahkan dalam sebelum memulai segala hal, yaitu saat sebelum takbiratul ihram, dan sebelum wudhu pun disunnahkan, sebelum membaca Alqur'an pun disunnahkan, dan ia sunnah dalam segala hal.

dijelaskan oleh Imam Ghazali bahwa disunnahkan bersiwak memulai dari tengah jajaran gigi atas, lalu menggosokkan siwak kekanan sampai ujung barisan gigi kanan atas, lalu turun ke barisan gigi kanan bawah, lalu digosokkan pada barisan gigi bawah ketengah, lalu naik lagi ke barisan gigi atas dan digosokkan ke kiri sampai ujung barisan gigi kiri atas, lalu turun ke ujung barisan gigi kiri bawah, lalu digosokkan ketengah barisan gigi bawah.

demikian diulang 3X.
siwak mesti selalu dibersihkan,

bahkan sebagian orang mengganti siwaknya seminggu sekali, ada yg bahkan menggantinya setiap 3 hari atau setiap hari.
.
namun sunnahnya untuk selalu dibasuh saat berwudhu, dan boleh kapan saja untuk selalu dibersihkan, sebagian orang menaruh siwaknya dimalam hari pada saat mereka tidur, siwaknya ditaruh di gelas berisi air,demi menjaga siwaknya selalu lembab dan segar hingga tidak kering

2. Shalat witir 3 rakaat di akhir malam, dua rakaat lalu satu rakaat, Habibana Munzir jika melakukan ini beliau memanjangkannya, memanjangkan rukuk dan terutama sujud.. memuaskan diri selama lamanya bersujud untuk berduaan dengan Allah dalam kemesraan dan kerinduan.

pada rakaat pertama beliau padukan niat witir, hajat, taubat, sunnat wudhu dalam dua rakaat itu.

dan rakaat yg satu adalah utk witirnya,

rakaat pertama membaca Sabbihismarabbikal a'la, lalu boleh kalau mau ditambah lainnya, dan pada rakaat kedua dua ayat terakhir Albaqarah, dan boleh ditambah surat lainnya, dan pada rakaat terakhir adalah al ikhlas dan muawwidzatain, dan boleh ditambah jika mau, demikian terwayatkan banyak riwayat shahih surat surat yg dianjurkan Rasul saw dibaca di saat shalat malam.

selepas itu maka berdzikirlah menanti adzan subuh.

Aisyah r.a berkata :
“Sesungguhnya Rasulullah saw. Melaksanakan shalat di malam hari sebelas rakaat. Beliau lakukan shalat witir (ganjil) satu rakaat Apabila beliau selesai melakukan shalat itu, Beliau berbaring dengan lambung kanannya di sebelah bawah”.
(Sunan Tirmidzi, Bab “Shalat”, Hadits no 420, juga terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim)

3. Shaum hari senin dan kamis,
Habibana mengatakan bahwa di hari senin dan kamis itu pintu sorga terbuka, dan pada hari itu pula naiknya amal kehadapan Allah, dan pada hari itu pula Allah memaafkan semua dosa hamba Nya kecuali mereka yg menyembah selain Allah dan mereka yg bermusuhan.

demikian diriwayatkan dalam hadits riwayat shahih Ibn Hibban, Ahaditsulmukhtar, Tirmidziy dll, dan bahkan dalam Ahadistulmukhtar dg sanad hasan bahwa diriwayatkan Rasul saw berpuasa di hari senin dan kamis.

hikmahnya adalah hari itu hari naiknya amal kepada Allah swt maka Rasul saw senang ketika amalnya naik kepada Allah sedang beliau dalam keadaan puasa.

Aisyah r.a Berkata :
“Nabi SAW bersungguh-sungguh Mengamalkan Shaum hari senin dan hari kamis”
(Sunan Tirmidzi, Hadits no.745)

Atau yang lebih ringan lagi Shaum 1 bulan 3 kali, sebagaiman hadits berikut :

Yazid ar-Risyk bercerita :
“Aku mendengar Mu’adzah berkata : ‘aku bertanya kepada Aisyah r.a : ‘apakah Rasulullah saw shaum tiga hari pada setiap bulan?’
‘Aisyah r.a menjawab : ‘betul !’
Aku bertanya lagi : ‘pada hari apa saja beliau shaum?’
Ia menjawab : ‘Beliau tidak menentukan hari-hari untuk shaum’
(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Daud, dari Syu’bah, yang bersumber dari Yazid ar-Risyk)

4. dzikir Subhanallahi wabihamdih, bacalah 100X setiap pagi dalam keadaan suci, dzikir ini disarankan oleh Nabi saw sebagaimana sabda beliau saew : Barangsiapa membaca Subhanallahi wabihamdih 100X setiap harinya maka berjatuhan dosa dosanya walau sebanyak buih dilautan (Shahih Bukhari)

dan sabda Rasulullah SAW : "Kalimat yg paling dicintai Allah adalah Subhanallahi wabihamdih" (Shahih Muslim)

dzikir ini mencerahkan wajah, menenangkan hati, menyejukkan jiwa, dan membuka banyak kemudahan,

5. Bershalawat kepada Rasulullah saw,

“ALLAHUMMA SHALLI ALAA SAYYIDINA MUHAMMAD, WA AALIHI WA SHAHBIHI WASALLIM”
boleh membacanya kapan saja dan berapa saja tanpa batas waktu dan jumlah.

Firman Allah SWT dalam surat Al Ahzab ayat. 56 :
‘‘Sesungguhnya Allah beserta para malaikatnya senantiasa bersholawat untuk Nabi SAW. Hai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkan salam penghormatan padanya (Nabi Muhammad SAW.)” .

Nabi Muhammad SAW bersabda :
''Ya benar, telah datang kepadaku seorang pendatang dari Allah SWT kemudian berkata : barang siapa diantara ummatmu membaca Sholawat kepadamu satu kali, maka sebab bacaan Sholawat tadi Allah SWT menuliskan baginya 10 kebaikan, dan mengangkat derajatnya 10 tingkatan, dan Allah SWT membalas sholawat kepadanya sepadan dengan sholawat yang ia baca ".

6. sebagai amalan tambahan, perbanyaklah Istifghfar dan kalimat “Laa ilaha illallah”, setiap sekian kali misalnya 100X sempurnakan dengan “Muhammad Rasulullah saw”,

7. perbanyaklah membaca Alqur'an, karena ia adalah surat cinta dan lamaran cinta Allah swt kepada kita, semua isinya mengarahkan kita agar jauh dari kemurkaan Allah dan menjadi hamba yg diiridhoi dan dicintai Allah swt

semoga Allah swt meluhurkan setiap nafas kita dengan cahaya istiqamah, dan selalu dibimbing untuk mudah mencapai tangga tangga keluhuran istiqamah, dan wafat dalam keadaan istiqamah, dan berkumpul dihari kiamat bersama ahlul istiqamah. Amin Allahumma amin

Read More >>

Kamis, 28 Maret 2013

Pembela Kebenaran Sejati



Teringat suatu ketika Sayyidina Ali RA (seorang sahabat dan menantu Rasulullah SAW) berada di medan laga. Beliau adalah orang yang tidak pernah takut kepada musuh. Yang beliau rindukan adalah kematian dalam kemulyaan (mati syahid). Maka dari itu tidak ada leher lawan berlalu di hadapanya kecuali harus di tebas. Yang disaksikan sayyidina Ali di medan laga adalah pembela kebatilan dan pembela kebenaran.

Akan tetapi ada satu hal yang tiba-tiba disadari oleh sayyidina Ali yaitu saat sayyidina Ali berhasil melumpuhkan seorang musuh hingga tidak ada yang tertinggal bagi sayyidina Ali kecuali memenggal lehernya. Akan tetapi disaat sayyidina Ali hendak memenggal leher musuh tersebut tiba-tiba sang musuh meludahi muka sayyidina Ali yang menjadikan sayyidina Ali bertambah marah. Akan tetapi marah yang beliau rasakan bukan malah mengantarkan beliau bersegera memenggal leher musuh. Akan tetapi justru disaat itu sayyidina Ali melepas musuh yang sudah takluk berada dalam rengkuhanya. Terheran para sahabat sayyidina Ali yang melihat kejadian itu lalu mereka bertanya tentang sebab dilepaskanya musuh yang sudah beliau tangkap.

Kemudian beliau menjawab: "Semula aku berkeinginan membunuhnya karena membela agama Allah, akan tetapi setelah ia meludahi mukaku maka aku semakin marah karenanya, maka disaat itu aku urungkan niaku untuk membunuhnya karena aku takut jika ternyata aku membunuhnya karena membela diriku sendiri yang diludahi dan bukan karena Allah lagi".

Itulah kecerdasan sayyidina Ali, orang yang tidak mau tertipu oleh hawa nafsunya sehingga beliau selalu mencurigai hawa nafsu yang akan selalu mengajak kepada kejelekan.

Yang difahami oleh sayyidina Ali bahwa di medan sebuah perjuangan bukan saja dua pembelaan akan tetapi ada tiga pembelaan. Pertama ahli kebenaran yang membela kebenaran. Kedua ahli kebatilan membela kebatilan. Ketiga pembela kebenaran akan tetapi telah terjerumus dalam pembelaan terhadap hawa nafsunya. Dan yang ketiga inilah yang jarang di cermati oleh para pahlawan kebenaran.

Dari tiga kelompok di atas ternyata yang terpuji hanya satu saja yaitu kelompok pertama yang membela Allah SWT.

Pembela kebatilan akan selalu ada di setiap tempat dan zaman dan ini bisa saja dari orang yang tidak berlebel ahli iman dan bisa juga dari orang – orang yang selalu pakai lebel iman dan Islam akan tetapi ia selalu membela kebatilan atau kekafiran seperti yang kita saksikan saat ini.

Adapun pembela hawa nafsu ini berasal dari kelompok pembela kebenaran akan tetapi didalam perjuanganya telah tertipu oleh hawa nafsunya. Semua perjuangan di zaman ini yang semula karena Allah tidak beda dengan apa yang disaksikan sayyidina Ali di zaman itu. Disaat terjadi suatu ketersesatan atau kemurtadan di negeri ini, disitu ada tiga model pembelaan.
Maka dari itu mari kita cermati disaat terjadi konflik yang menuntut sebuah perjuangan kita berada di kelompok mana? Jika kita berada dikelompok pembela kebatilan mari kita segera kembali kepada Allah. Sungguh alangkah sengsaranya jika kita mati dalam keadaan membela kebatilan.

Jika kita berada pada kelompok pembela kebenaran, jangan ragu untuk melangkah, berjuanglah dengan harta dan jiwa! sungguh kemulyaan adalah didalam membela kebenaran. Akan tetapi harus kita cermati dalam pembelaan ini, jangan sampai pembelaan yang mulya ini berubah menjadi pembelaan selain Allah, baik itu berupa pangkat, harta atau hawa nafsu.
Wallahu a'lam bishshowab


sumber: http://www.buyayahya.org/artikel-dakwah/370-oase-iman-pembela-kebenaran-sejati.html
Read More >>

Kumpulan Sunnah Rasulullah: Hakekat Menjalankan Sunnah Nabi Muhammad SAW

Hakekat Menjalankan Sunnah Nabi Muhammad SAW

Seringkali kita mendengar kalimat sunnah Nabi Muhammad SAW diucapkan di lidah akan tetapi bagaimana yang sesungguhnya menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW. 
Ada orang-orang yang hidup bersama Nabi Muhammad akan tetapi tidak ada Nilainya dihadapan Allah dan Rasulullah SAW, mereka adalah orang-orang munafiq. 
Bahkan banyak cerita yang dihadirkan oleh Rasulullah tentang sekelompok orang yang menjalankan sunnah Nabi, dia ahli alquran, gemar berinfaq akan tetapi di sebut oleh Allah sebagai “pendusta”. 
Bagaimana orang yang menjalankan Sunnah Nabi disebut sebagai pendusta? Bukankah mempelajari alquran adalah perintah Rasulullah SAW? Bukankah berinfaq adalah ajaran Rasulullah SAW.
Ada yang tertinggal bagi orang-orang yang disebut pendusta oleh Allah di saat melaksanakan Sunnah Nabi SAW. Yang mereka lakukan dari sunnah Nabi hanyalah sunnah dhohir, dan sunnah dhohir bisa dilakukan oleh orang yang tulus kepada Nabi Muhammad SAW dan orang yang tidak tulus. 
Sunnah dhohir adalah mengikuti Nabi Muhammad SAW yang tanpa dibarengi ruh mengikuti Nabi Muhammad SAW. Dan ruh mengikuti itu adalah cinta. Alangkah banyaknya kelalaian kita akan ruh mengikuti ini. Mengikuti Nabi Muhammad SAW belum tentu cinta akan tetapi yang mencintai Nabi Muhammad SAW pasti akan patuh dan mengikuti Nabi Muhammad SAW.
Dan kitapun harus sesering mungkin mencermati hati kita disaat jasad kita meniru Nabi Muhammad SAW, agar ada makna sunnah Nabi dalam gerak dan langkah kita dalam mengikuti Nabi Muhammad SAW. Jangan-jangan kita adalah orang yang disaat mengikuti Nabi Muhammad SAW akan tetapi hati kita lalai sama sekali akan kehadiran Nabi Muhammad SAW dihati kita. 
Barangkali kita adalah orang yang disaat menjalankan sunnah Nabi SAW yang kita ingat adalah kalimat yang terangkai di sebuah buku hadits. Mungkin kita adalah orang yang disaat jasad kita menjalankan sunnah Nabi akan tetapi yang hadir di hati kita adalah kalimat–kalimat yang kita dengar dari guru kita.

Menjalankan sunnah Nabi adalah makna yang dirasa oleh hati disaat jasad ini menjalankan sunnah Nabi. Hati yang merasakan kehadiran Nabi Muhammad SAW disaat menjalankan Sunnah Nabi adalah hatinya orang yang benar-benar menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW. Sebagai contoh marilah kita lihat diri kita sendiri, apa yang ada di hati kita disaat kita meminum air dengan tangan kanan kita. Apakah kita menyadari disaat kita mengangkat gelas dengan tangan kanan kita lalu kita hadirkan di hati kita Rasulullah SAW yang lagi meminum dengan tangan kanan beliau sebagi tanda sambung hati kita dengan hakekat Sunnah Nabi. Atau kita disaat itu sama sekali tidak merasakan kehadiran Nabi Muhammad SAW melakukan hal yang demikian itu karena memang kita adalah orang yang hanya mengerti sunnah dhohir yang belum pernah merasakan indah dan hakekat sunnah batini.
Wallahu  a'lam bissawab.

sumber: http://www.buyayahya.org/artikel-dakwah/343-oase-iman-hakikat-menjalankan-sunnah-nabi-muhammad-saw.html
Read More >>

Selasa, 26 Maret 2013

Kitab yang di"palsukan" oleh wahabi, kebohongan wahabi





Asswrwb habib Munzir yang saya cintai
Rahmat Karunia Allah SWT sll tercurah tuk habib Munzir

saya mau menanyakan :
1) Kitab-kitab ulama siapakah yang sudah dipalsukan atau di ubah wahabi?
2) Cara untuk membedakan Kitab yang telah dipalsukan bagaimana?
3) penerbit yang menerbitkan buku Ahlussunah Wal jamaah di Indonesia apa saja? 

wsswrwb
R. Syarif Ario


Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Anugerah dan Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
banyak kitab yg dipalsukan oleh mereka, dan yg sudah betul betul saya lihat adalah bukan dipalsukan, tapi disyarahkan, yaitu kitab Syamail Muhammadiy oleh Imam Tirmidzi, yg menuliskan seluruh budi pekerti Rasul saw, cara duduk,. cara berdiri, cara berjalannya Rasul saw dll.

buku itu sangat membuat orang haru dan menangis dan mencintai Rasul saw, buku itu sudah disyarah oleh wahabi dan diselwengkan maknanya.

namun kita punya buku terjemahnya yg masih murni, anda dapat memesannya di kios nabawi kita.

saya dapat kabar dari beberapa saudara kita ada buku yg dipalsu oleh mereka.

namun begini saudaraku, membedakannya gampang saja, kalau anda lihat dibuku itu membahas bid'ah, syirik, maulid bid'ah, ziarah syirik, tawassul syirik, dlsb, itu sudah jelas buku mereka atau sudah dipalsu oleh mereka.

mereka tidak membahas macam macam, cuma bid;ah dan syirik saja.

diantara percetakan yg aman adalah riyadi solo. dan mungkin saudara saudara kita bisa membantu memperjelas, silahkan...

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=19927#19927
Read More >>

Senin, 11 Februari 2013

Tentang Majelis Rasulullah SAW


sumber: http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=2&Itemid=26


Majelis Rasulullah SAW


Nama "Majelis Rasulullah." dalam aktifitas dakwah ini berawal ketika Hb Munzir Almusawa lulus dari Study-nya di Darulmustafa pimpinan Al Allamah Al Habib Umar bin Hafidh Tarim Hadramaut, Yaman. Beliau kembali ke Jakarta dan memulai berdakwah pada tahun 1998 dengan mengajak orang bertobat dan mencintai nabi saw yang dengan itu ummat ini akan pula mencintai sunnahnya, dan menjadikan Rasul saw sebagai Idola.
Imagehabib Munzir mulai berdakwah siang dan malam dari rumah kerumah di Jakarta, ia tidur dimana saja dirumah-rumah masyarakat, bahkan pernah ia tertidur di teras rumah orang karena penghuni rumah sudah tidur dan ia tak mau membangunkan mereka di larut malam. Setelah berjalan kurang lebih enam bulan, Hb Munzir memulai membuka Majelis setiap malam selasa *(mengikuti jejak gurunya Al Habib Umar bin Hafidz yang membuka Majelis minggu-an setiap malam selasa), dan ia pun memimpin Ma'had Assa'adah, yang di wakafkan oleh Al Habib Umar bin Hud Alattas di Cipayung, setelah setahun, munzir tidak lagi meneruskan memimpin ma'had tersebut dan melanjutkan dakwahnya dengan menggalang majelis-majelis di seputar Jakarta.
Hb Munzir membuka majelis malam selasa dari rumah kerumah, mengajarkan Fiqh dasar, namun tampak ummat kurang bersemangat menerima bimbingannya, dan Hb munzir terus mencari sebab agar masyarakat ini asyik kepada kedamaian, meninggalkan kemungkaran dan mencintai sunnah sang Nabi saw, maka Hb Munzir merubah penyampaiannya, ia tidak lagi membahas permasalahan Fiqih dan kerumitannya, melainkan mewarnai bimbingannya dengan nasehat-nasehat mulia dari Hadits-hadits Rasul saw dan ayat Alqur'an dengan Amr Ma'ruf Nahi Munkar, dan lalu beliau memperlengkap penyampaiannya dengan bahasa Sastra yang dipadu dengan kelembutan ilahi dan tafakkur penciptaan alam semesta, yang kesemuanya di arahkan agar masyarakat menjadikan Rasul saw sebagai idola, maka pengunjung semakin padat hingga ia memindahkan Majelis dari Musholla ke musholla, lalu Musholla pun tak mampu menampung hadirin yang semakin padat, maka Munzir memindahkan Majelisnya dari Masjid ke Masjid secara bergantian.
Mulailah timbul permintaan agar Majelis ini diberi nama, Hb Munzir dengan polos menjawab, "Majelis Rasulullah?", karena memang tak ada yang dibicarakan selain ajaran Rasul saw dan membimbing mereka untuk mencintai Allah dan Rasul Nya, dan pada dasarnya semua Majelis taklim adalah Majelis Rasulullah saw..
ImageMajelis kian memadat, maka Munzir mengambil empat masjid besar yang bergantian setiap malam selasa, yaitu masjid Raya Almunawar Pancoran Jakarta Selatan, Masjid Raya At Taqwa Pasar minggu Jakarta Selatan, Masjid Raya At Taubah Rawa Jati Jakarta Selatan, dan Ma`had Daarul Ishlah Pimp. KH. Amir Hamzah di Jalan Raya Buncit Kalibata Pulo, Namun karena hadirin semakin bertambah, maka Hb Munzir akhirnya memusatkan Majelis Malam selasa ini di Masjid Raya Almunawar Pancoran Jakarta Selatan, kini acara ini dihadiri berkisar antara 10.000 hadirin setiap minggunya, Hb Munzir juga meluaskan wilayah da'wah di beberapa wilayah Jakarta dan Sekitarnya, lalu mencapai hampir seluruh wilayah Pulau Jawa, Majelis Rasulullah tersebar di sepanjang Pantai Utara Pulau jawa dan Pantai Selatan, dan terus makin meluas ke Bali, Mataram, Irian Barat, bahkan Singapura, Johor dan Kualalumpur, demikian pula di stasion stasion TV Swasta, bahkan VCD, Majalah bulanan dll, dan kini Anugerah ilahi telah merestui Majelis Rasulullah untuk meluas ke Jaringan internet dengan nama asalnya "Website Majelis Rasulullah".
Semoga Allah memberikan anugerah kemudahan pada Hb Munzir Almusawa untuk terus menjadi Khadim Nabinya saw, memberikan padanya kesehatan Jasmani dan Rohani, dan selalu membimbingnya di Jalan yang di Ridhoi Allah swt, dan juga melimpahkan Anugerah Agung pada para aktifis Majelis Rasulullah khususnya, dan semua Pecinta Rasulullah saw pada umumnya, Amin.
Kritik & saran mengenai website ini dapat dikirim ke admin@majelisrasulullah.org
Alamat Majelis Rasulullah: Jl Cikoko Barat V, RT 03/05, No 66, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan (12770). (Telfon 021-7986709)
Read More >>

Kata Mutiara Islami


sumber: Fuad Hidayat

“kisah wafatnya Nabi Muhammad SAW, menghidupkan hati-hati (pecinta Rasulullah)”
buya yahya

kita ganti pepatah berikut ini "hemat pangkal kaya" 
dengan "shodaqoh pangkal barokah(kaya)

ALLAH akan cemburu ketika hamba-NYA lebih banyak mengadu\bercerita\curhat kepada manusia tentang suatu perkara,daripada kpd ALLAH

“tidak pernah telinga ini mendengar keburukanmu, semua kabr yg kuterima adl akhlak muliamu ya Rasulullah saw”

"Sungguh berat perjuanganmu untuk kami ya Rasulullah, tak pernah ada seorang pemimpin didunia ini yang sepertimu, yang begitu mencintai umatnya"
#kami rindu padamu ya Rasulullah

“sungguh segala penyebab cinta ada pada diri Rasulullah saw”

“antara kau dan harapan
kau & tantangan
kau & gagal
kau & sukses
kau & misteri khidupan”
kau-lah yg menentukan semua

“tak ada cela untk menyombongkan diri”
Ya ALLAH kami amat sangat tak berdaya dihadapan-MU

jgn pernah mau jd org yg biasa2 saja
ambil semua resiko&tanggungjawab..
jalani&taklukan!!
#keep fight
you are the best

Habib Miqdad: iman kita dg iman Nabi Muhammad & para sahabat bgaikan “baina samai(langit) wa sumuri”
#sangat jauh brbeda

semangat (niat) jiwa mampu menggerakan lemahnya raga
kuat raga kan prcuma saat (niat) hati tak berselera
#niat

yg menjadikan “rumahku surgaku”bukanlah megah nya rumah
melainkan hubungan baik dr tiap anggota keluarga
#baiti jannati
setiap pribadi itu unik & luar biasa
Read More >>

Sabtu, 02 Februari 2013

Hukum Valentine Day


Bismillahirrahamanirrahim….
Assalamu Alaikum wr. Wb.

Buya Yahya dan Valentine Day


Sebelum menjelaskan hukum merayakan valentine day kita harus tahu hakikat valentine day . Sebab slogan yang di angkat dalam valentine day adalah cinta atau hari kasih sayang, yang hal itu juga sangat dijarkan oleh Islam. Hal ini sangat mengundang kerancauan atau kesalah pahaman hingga banyak dari kaum muslimin tergesa-gesa menerima bahkan mengokohkan, membela dan ikut memeriahkanya.. Padahal kalau kita cermati dengan seksama dan kita renungi permasalahannya maka akan sangat gamblang dan jelas hukumnya.

Dikatakan oleh para ulama “al-hukmu ala syaiin far'un an tasowwurihi” artinya: menghukumi sesuatu itu harus tahu terlebih dahulu gambaran dari permasalahan yang akan di hukumi. Maqsudnya" Jikalau orang ingin menghukumi sesuatu maka tentunya ia harus tahu benar akan sesuatu yang akan dihukumi supaya tidak salah. Gambaran sederhananya adalah, seseorang yang menjelaskan hukum halal dan haram diharuskan tahu dua hal: Pertama tahun hakikat halal dan haram. Halal adalah sesuatu yang direstui atau diizinkan oleh Allah SWT sedangkan haram adalah sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT dan mengundang murkanya . Kedua tahu hakekat sesatu yang di hukumi halal atau haram dalam hali ini adalah masalah valentine day.

Valentine day adalah perayaan kejadian yang asal-usulnya sangat bertentangan dengan aqidah Islam. Sebelum orang nasrani merayakanya valentine adalah hari memperingati “kelahiran tuhan” di Rumania yang mereka yakini.
Kemudian didalam sebagian masyakat nasrani valentine adalah hari untuk mengenang seorang tokoh nasrani santo Valentino yang mati di hari itu yang akhirnya di abadikan dan dirayakan sebagai hari valentine.Asal usul valentine banyak perbedaan hingga sebagian kaum nasrani itali menolak peryaan hari valentine .

Lebih dari itu valentine day itu sudah menjadi tradisi dan budaya yang dibesarkan oleh sekelompok orang dengan acara yang diwarnai dengan hal yang bertentangan dengan syariat Islam mulai dari hura-hura,mabuk-mabukan dan bercampurnya laki-laki dan perempuan.Dan itu semua bukan budaya dan syiarnya orang yang beriman. Budaya semacam ini jelas bertentangan dengan ajaran Islam oleh sebab itu maka merayakan valentine day berada diluar rambu-rambu ajaran Islam.

Jadi jika ada orang Islam yang mengikuti budaya itu berarti hukumnya adalah haram dengan dua keharaman:
- Pertama mengagungkan tokoh kafir santo valentino.
- Kedua membesarkan syiarnya orang fasiq dan orang yang tidak beriman.

Semoga Alloh memberi kepada kita kesadaran untuk menjauhi segala yang haram dan semoga mengampuni kita semua. Wallohu A’lam Bishshowab.

Rekaman Penjelasan Fatwa Buya Yahya tentang Valentin Day :
http://www.youtube.com/watch?v=Q7RmpnMoluw&feature=youtu.be

O iya, jangan lupa setelah membaca dan menyimak Fatwa di atas jangan lupa bagi-bagi ilmu ke temen-temen, caranya mudah koq, Akhy dan ukhty enggak usah repot-repot jelasin langsung tentang hokum merayakan Maulid Nabi, cukup sebarkan tautan ini aja ke temen-temen di FB, BBM, WhatsApp, Tweeter dll, sebab Rasulullah Saw bersabda yang artinya :

“Barang siapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.’ HR. Imam Muslim

serta riwayat berikut ini :

“Sesungguhnya, di antara amal kebajikan yang akan menyusul seorang Mukmin setelah kematiannya adalah ilmu yang diajarkan dan disebarkan, anak saleh yang ditingglkan, mushaf yang diwariskan, masjid yang didirikan, rumah untuk ibnu sabil yang dibangun, sungai yang dialirkan, atau sedekah yang dia keluarkan dari hartanya pada masa sehatnya dan masa hidupnya; (semua amal itu) akan menyusulnya setelah kematiannya.” (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan Ibnu Khuzaimah)

O ya ada yang ketinggalan nih, jangan lupa kunjungi & Like FP Buya Yahya serta invite Pin BB-nya : 2304A270, WhatsApp : 082118725116, YM : majelis_albahjah@yahoo.com, cp : Abdullah 082335404145

website : www.buyayahya.org - www.buyayahya.tv - www.buyayahya.com

Moga bermanafaat, Wassalamu Alaikum wr. wb
Read More >>

Minggu, 30 Desember 2012

Undangan Untuk Warga Cirebon dan sekitarnya, serta kaum muslimin pada umumnya

Assalmuaalikum
ada kabar gembira untuk warga cirebon dan sekitarnya serta umat muslim pada umumnya.. 
berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa 
Ulama Besar sekaligus guru kita semua Syeikh M. Ali Al-Shabuni(83th). Beliau merupakan seorang ulama dan ahli tafsir yang terkenal dengan keluasan dan kedalaman ilmu serta sifat wara-nya. nama lengkap beliau adalah Muhammad Ali Ibn Ali Ibn Jamil al-Shabuni
beliau adalah guru dari Al 'allamah Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani dan Sayyid Muhammad bin Alawi Al maliki adalah guru dari Habib Miqdad Baharun
akan datang di cirebon 
tempat : masjid raya at taqwa
waktu : tangal 12 januari 2013 ba'da isya

semuga beliau diberi umur panjang dan kesehatan dalam ketaatan dan kita semua bisa berjumpa dengan beliau.. amien
Read More >>

Sabtu, 22 Desember 2012

Seseorang bersama dengan yang dicintainya kelak


Ketika Rasulullah SAW sedang berkhutbah jum`at di masjid nabawy, tiba-tiba seorang arab `arabi (arab pegunungan/ ­dusun) bertanya : “Ya Rasulullah, Kapan Kiamat”?

(Rasulullah SAW sedang khutbah jum`at yang mana kita ketahui bersama bahwa di dalam berkhutbah jum`at para jama`ah di larang berbicara, harus mendengarkan apa yang khatib sampaikan,

namun kita maklum adanya lebih-lebih Sayyidina Muhammad SAW pembawa syariat islam yang menjadi panutan terbaik sepanjang masa.

Seorang `arabi yang belum mengenal adab yang baik, ibarat kata seorang dari gunung yang belum mengenal kehidupan perkotaan lalu turun gunung kemudian bergaul dan berbaur dengan masyarakat perkotaan)

Rasulullah SAW terdiam terus berkhutbah tanpa menjawab pertanyaan si `arabi tadi.

(barangkali di zaman sekarang bila ada khatib jum`at sedang berkhutbah lalu berdiri dan bertanya kepadanya , semua jama`ah jum`at yang hadir serentak akan menoleh sekedar untuk melihatnya, atau barangkali si khatib akan memelototkan mata sebagai tanda dilarang berbicara/ ­bertanya bila sedang khatib jum`at berlangsung, memang hal ini sesi Tanya –jawab yang kelak nanti waktunya tiba)

Selesai shalat jum`at, rasulullah SAW berdiri lalu berkata : “Mana tadi yang bertanya?

Lalu si `arabi berdiri : “Ana ya Rasulullah…..

Rasul SAW tesenyum kepadanya dan berkata : “Apa yang telah engkau persiapkan buat menghadapi datangnya kiamat?”

(duuh…betapa lembut serta santunnya dan dalamnya jawaban dari Sayyidina Muhammad Shalallahu alaihi wasallam.

Rasul SAW tidak berkata : :”Saya tidak tahu kapan”…

Rasul SAW tidak berkata : oooh..nanti tahun sekian..
: oooh nanti seminggu lagi….

Rasul SAW berkata : “Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapi datangnya kiamat, wahai arabi`?

Bukan jawaban namun Rasul SAW kembali bertanya membuat seluruh jama`ah jum`at yang hadir berpikir..
(oh iya betul sekali yang diucapkan oleh Rasulullah SAW,)

hingga membuat `arabi yang dengan kepolosannya muncullah sifat rendah hati (tidak sombong)

Lalu `arabi menjawab :
“Ya Rasulullah ,”Aku tidak mempersiapkan amal sholeh apapun kecuali hanya cinta padamu Ya Rasulullah..”…. ­!
(Lihat jawaban dari `arabi hal ini akibat cahaya tawaddu yang ada pada diri sayyidina Muhammad SAW hingga membuat arabi tersebut tidak membanggakan amal sholehnya baik itu shalatnya, puasanya, zakatnya dan amal-amal sholeh lainnya.

Barangkali di masa sekarang bila ada pertanyaan demikian; “Kami hanya sedikit amal sholehnya ya Rasulullah..”
Lihat jawaban `arabi yang sangat cerdas dan dalam ; Ya Rasulullah ;“Aku tidak mempersiapkan amal sholeh terkecuali cinta pada mu “…
Lalu apa jawaban dari Rasulullah SAW ?

Rasul SAW berkata :
“Seseorang bersama dengan yang dicintainya kelak”

maka beruntunglah si `Arabi tersebut kelak bersama Rasulullah SAW di surga tertinggi, (sorga firdaus dan masuk tanpa di hisab)

#Wahai saudaraku semoga Allah menjadikan kita menjadi orang yg mempunyai Rasa cinta kepada Nabi saw.
(Aamiin ya Allah)


Read More >>

Kamis, 20 Desember 2012

Pendapat Para Imam dan Muhaddits atas perayaan Maulid


sumber: artikel Habib Mundzir al Musawa
1. Berkata Imam Al Hafidh Ibn Hajar Al Asqalaniy rahimahullah :
Telah jelas dan kuat riwayat yang sampai padaku dari shahihain bahwa Nabi saw datang ke Madinah dan bertemu dengan Yahudi yang berpuasa hari asyura (10 Muharram), maka Rasul saw bertanya maka mereka berkata : “hari ini hari ditenggelamkannya Fir’aun dan Allah menyelamatkan Musa, maka kami berpuasa sebagai tanda syukur pada Allah swt, maka bersabda Rasul saw : “kita lebih berhak atas Musa as dari kalian”, maka diambillah darinya perbuatan bersyukur atas anugerah yang diberikan pada suatu hari tertentu setiap tahunnya, dan syukur kepada Allah bisa didapatkan dengan pelbagai cara, seperti sujud syukur, puasa, shadaqah, membaca Alqur’an, maka nikmat apalagi yang melebihi kebangkitan Nabi ini?, telah berfirman Allah swt “SUNGGUH ALLAH TELAH MEMBERIKAN ANUGERAH PADA ORANG ORANG MUKMININ KETIKA DIBANGKITKANNYA RASUL DARI MEREKA” (QS Al Imran 164)
2. Pendapat Imam Al Hafidh Jalaluddin Assuyuthi rahimahullah :
Telah jelas padaku bahwa telah muncul riwayat Baihaqi bahwa Rasul saw ber akikah untuk dirinya setelah beliau saw menjadi Nabi (Ahaditsulmukhtarah hadis no.1832 dengan sanad shahih dan Sunan Imam Baihaqi Alkubra Juz 9 hal.300), dan telah diriwayatkan bahwa telah ber Akikah untuknya kakeknya Abdulmuttalib saat usia beliau saw 7 tahun, dan akikah tak mungkin diperbuat dua kali, maka jelaslah bahwa akikah beliau saw yang kedua atas dirinya adalah sebagai tanda syukur beliau saw kepada Allah swt yang telah membangkitkan beliau saw sebagai Rahmatan lil’aalamiin dan membawa Syariah utk ummatnya, maka sebaiknya bagi kita juga untuk menunjukkan tasyakkuran dengan Maulid beliau saw dengan mengumpulkan teman teman dan saudara saudara, menjamu dengan makanan makanan dan yang serupa itu untuk mendekatkan diri kepada Allah dan kebahagiaan. bahkan Imam Assuyuthiy mengarang sebuah buku khusus mengenai perayaan maulid dengan nama : “Husnulmaqshad fii‘amalilmaulid”.
3. Pendapat Imam Al hafidh Abu Syaamah rahimahullah (Guru imam Nawawi) :
Merupakan Bid’ah hasanah yang mulia dizaman kita ini adalah perbuatan yang diperbuat setiap tahunnya di hari kelahiran Rasul saw dengan banyak bersedekah, dan kegembiraan, menjamu para fuqara, seraya menjadikan hal itu memuliakan Rasul saw dan membangkitkan rasa cinta pada beliau saw, dan bersyukur kepada Allah dengan kelahiran Nabi saw.
4. Pendapat Imamul Qurra’ Alhafidh Syamsuddin Aljazriy rahimahullah dalam
kitabnya ‘Urif bitta’rif Maulidissyariif :
Telah diriwayatkan Abu Lahab diperlihatkan dalam mimpi dan ditanya apa keadaanmu?, ia menjawab : “di neraka, tapi aku mendapat keringanan setiap malam senin, itu semua sebab aku membebaskan budakku Tsuwaibah demi kegembiraanku atas kelahiran Nabi (saw) dan karena Tsuwaibah menyusuinya (saw)” (shahih Bukhari). maka apabila Abu Lahab Kafir yang Alqur’an turun mengatakannya di neraka mendapat keringanan sebab ia gembira dengan kelahiran Nabi saw, maka bagaimana dengan muslim ummat Muhammad saw yang gembira atas kelahiran Nabi saw?, maka demi usiaku, sungguh balasan dari Tuhan Yang Maha Pemurah sungguh sungguh ia akan dimasukkan ke sorga kenikmatan Nya dengan sebab anugerah Nya.
5. Pendapat Imam Al Hafidh Syamsuddin bin Nashiruddin Addimasyqiy dalam
kitabnya Mauridusshaadiy fii maulidil Haadiy :
Serupa dengan ucapan Imamul Qurra’ Alhafidh Syamsuddin Aljuzri, yaitu menukil hadits Abu Lahab
6. Pendapat Imam Al Hafidh Assakhawiy dalam kitab Sirah Al Halabiyah
Berkata ”tidak dilaksanakan maulid oleh salaf hingga abad ke tiga, tapi dilaksanakan setelahnya, dan tetap melaksanakannya umat islam di seluruh pelosok dunia dan bersedekah pada malamnya dengan berbagai macam sedekah dan memperhatikan pembacaan maulid, dan berlimpah terhadap mereka keberkahan yang sangat besar”.
7. Imam Al hafidh Ibn Abidin rahimahullah
Dalam syarahnya maulid ibn hajar berkata : ”ketahuilah salah satu bid’ah hasanah adalah pelaksanaan maulid di bulan kelahiran nabi saw”
8. Imam Al Hafidh Ibnul Jauzi rahimahullah
Dengan karangan maulidnya yang terkenal ”al aruus” juga beliau berkata tentang pembacaan maulid, ”Sesungguhnya membawa keselamatan tahun itu, dan berita gembira dengan tercapai semua maksud dan keinginan bagi siapa yang membacanya serta merayakannya”.
9. Imam Al Hafidh Al Qasthalaniy rahimahullah
Dalam kitabnya Al Mawahibulladunniyyah juz 1 hal 148 cetakan al maktab al islami berkata: ”Maka Allah akan menurukan rahmat Nya kpd orang yang menjadikan hari kelahiran Nabi saw sebagai hari besar”.
10. Imam Al hafidh Al Muhaddis Abulkhattab Umar bin Ali bin Muhammad yang
terkenal dengan Ibn Dihyah alkalbi
Dengan karangan maulidnya yang bernama ”Attanwir fi maulid basyir an nadzir”
11. Imam Al Hafidh Al Muhaddits Syamsuddin Muhammad bin Abdullah Aljuzri
Dengan maulidnya ”urfu at ta’rif bi maulid assyarif”
12. Imam al Hafidh Ibn Katsir
Yang karangan kitab maulidnya dikenal dengan nama : ”maulid ibn katsir”
13. Imam Al Hafidh Al ’Iraqy
Dengan maulidnya ”maurid al hana fi maulid assana”
14. Imam Al Hafidh Nasruddin Addimasyqiy
Telah mengarang beberapa maulid : Jaami’ al astar fi maulid nabi al mukhtar 3 jilid, Al lafad arra’iq fi maulid khair al khalaiq, Maurud asshadi fi maulid al hadi.
15. Imam assyakhawiy
Dengan maulidnya al fajr al ulwi fi maulid an nabawi
16. Al allamah al faqih Ali zainal Abidin As syamhudi
Dengan maulidnya al mawarid al haniah fi maulid khairil bariyyah
17. Al Imam Hafidz Wajihuddin Abdurrahman bin Ali bin Muhammad As syaibaniy
yang terkenal dengan ibn diba’
Dengan maulidnya addiba’i
18. Imam ibn hajar al haitsami
Dengan maulidnya itmam anni’mah alal alam bi maulid syayidi waladu adam
19. Imam Ibrahim Baajuri
Mengarang hasiah atas maulid ibn hajar dengan nama tuhfa al basyar ala maulid ibn hajar
20. Al Allamah Ali Al Qari’
Dengan maulidnya maurud arrowi fi maulid nabawi
21. Al Allamah al Muhaddits Ja’far bin Hasan Al barzanji
Dengan maulidnya yang terkenal maulid barzanji
23. Al Imam Al Muhaddis Muhammad bin Jakfar al Kattani
Dengan maulid Al yaman wal is’ad bi maulid khair al ibad
24. Al Allamah Syeikh Yusuf bin ismail An Nabhaniy
Dengan maulid jawahir an nadmu al badi’ fi maulid as syafi’
25. Imam Ibrahim Assyaibaniy
Dengan maulid al maulid mustofa adnaani
26. Imam Abdulghaniy Annanablisiy
Dengan maulid Al Alam Al Ahmadi fi maulid muhammadi”
27. Syihabuddin Al Halwani
Dengan maulid fath al latif fi syarah maulid assyarif
28. Imam Ahmad bin Muhammad Addimyati
Dengan maulid Al Kaukab al azhar alal ‘iqdu al jauhar fi maulid nadi al azhar
29. Asyeikh Ali Attanthowiy
Dengan maulid nur as shofa’ fi maulid al mustofa
30. As syeikh Muhammad Al maghribi
Dengan maulid at tajaliat al khifiah fi maulid khoir al bariah. Tiada satupun para Muhadditsin dan para Imam yang menentang dan melarang hal ini, mengenai beberapa pernyataan pada Imam dan Muhadditsin yang menentang maulid sebagaimana disampaikan oleh kalangan anti maulid, maka mereka ternyata hanya menggunting dan memotong ucapan para Imam itu, dengan kelicikan yang jelas jelas meniru kelicikan para misionaris dalam menghancurkan Islam.

Read More >>

Kasih sayang Allah atas kafir yang gembira atas kelahiran Nabi saw



Diriwayatkan bahwa Abbas bin Abdulmuttalib melihat Abu Lahab dalam mimpinya, dan Abbas bertanya padanya : “bagaimana keadaanmu?”, abu lahab menjawab : “di neraka, Cuma diringankan siksaku setiap senin karena aku membebaskan budakku Tsuwaibah karena gembiraku atas kelahiran Rasul saw” (Shahih Bukhari hadits no.4813, Sunan Imam Baihaqi Alkubra hadits no.13701, syi’bul iman no.281, fathul baari Almasyhur juz 11 hal 431). Walaupun kafir terjahat ini dibantai di alam barzakh, namun tentunya Allah berhak menambah siksanya atau menguranginya menurut kehendak Allah swt, maka Allah menguranginya setiap hari senin karena telah gembira dengan kelahiran Rasul saw dengan membebaskan budaknya. Walaupun mimpi tak dapat dijadikan hujjah untuk memecahkan hukum syariah, namun mimpi dapat dijadikan hujjah sebagai manakib, sejarah dan lainnya, misalnya mimpi orang kafir atas kebangkitan Nabi saw, maka tentunya hal itu dijadikan hujjah atas kebangkitan Nabi saw maka Imam imam diatas yang meriwayatkan hal itu tentunya menjadi hujjah bagi kita bahwa hal itu benar adanya, karena diakui oleh imam imam dan mereka tak mengingkarinya.
 artikel Habib Mundzir al Musawa
Read More >>

Rasulullah saw memuliakan hari kelahiran beliau saw


Rasulullah saw memuliakan hari kelahiran beliau saw
Ketika beliau saw ditanya mengenai puasa di hari senin, beliau saw menjawab : “Itu adalah hari kelahiranku, dan hari aku dibangkitkan” (Shahih Muslim hadits no.1162). dari hadits ini sebagian saudara2 kita mengatakan boleh merayakan maulid Nabi saw asal dengan puasa.
Rasul saw jelas jelas memberi pemahaman bahwa hari senin itu berbeda dihadapan beliau saw daripada hari lainnya, dan hari senin itu adalah hari kelahiran beliau saw. Karena beliau saw tak menjawab misalnya : “oh puasa hari senin itu mulia dan boleh boleh saja..”, namun beliau bersabda : “itu adalah hari kelahiranku”, menunjukkan bagi beliau saw hari kelahiran beliau saw ada nilai tambah dari hari hari lainnya.
Contoh mudah misalnya zeyd bertanya pada amir : “bagaimana kalau kita berangkat umroh pada 1 Januari?”, maka amir menjawab : “oh itu hari kelahiran saya”. Nah.. bukankah jelas jelas bahwa zeyd memahami bahwa 1 januari adalah hari yang berbeda dari hari hari lainnya bagi amir?, dan amir menyatakan dengan jelas bahwa 1 januari itu adalah hari kelahirannya, dan berarti amir ini termasuk orang yang perhatian pada hari kelahirannya, kalau amir tak acuh dengan hari kelahirannya maka pastilah ia tak perlu menyebut nyebut bahwa 1 januari adalah hari kelahirannya, 
Nabi saw tak memerintahkan puasa hari senin untuk merayakan kelahirannya, pertanyaan sahabat ini berbeda maksud dengan jawaban beliau saw yang lebih luas dari sekedar pertanyaannya, sebagaimana contoh diatas, Amir tak mmerintahkan umroh pada 1 januari karena itu adalah hari kelahirannya, maka mereka yang berpendapat bahwa boleh merayakan maulid hanya dengan puasa saja maka tentunya dari dangkalnya pemahaman terhadap ilmu bahasa. Orang itu bertanya tentang puasa senin, maksudnya boleh atau tidak?, Rasul saw menjawab : hari itu hari kelahiranku, menunjukkan hari kelahiran beliau saw ada nilai tambah pada pribadi beliau saw, sekaligus diperbolehkannya puasa dihari itu. Maka jelaslah sudah bahwa Nabi saw termasuk yang perhatian pada hari kelahiran beliau saw, karena memang merupakan bermulanya sejarah bangkitnya islam.
artikel habib Mundzir Al musawa
Read More >>

Allah merayakan hari kelahiran para Nabi Nya


Firman Allah : “(Isa berkata dari dalam perut ibunya) Salam sejahtera atasku, di hari kelahiranku, dan hari aku wafat, dan hari aku dibangkitkan” (QS Maryam 33)
Firman Allah : “Salam Sejahtera dari kami (untuk Yahya as) dihari kelahirannya, dan hari wafatnya dan hari ia dibangkitkan” (QS Maryam 15)
Rasul saw lahir dengan keadaan sudah dikhitan (Almustadrak ala shahihain hadits no.4177)
Berkata Utsman bin Abil Ash Asstaqafiy dari ibunya yang menjadi pembantunya Aminah ra bunda Nabi saw, ketika Bunda Nabi saw mulai saat saat melahirkan, ia (ibu utsman) melihat bintang bintang mendekat hingga ia takut berjatuhan diatas kepalanya, lalu ia melihat cahaya terang benderang keluar dari Bunda Nabi saw hingga membuat terang benderangnya kamar dan rumah (Fathul Bari Almasyhur juz 6 hal 583)
Ketika Rasul saw lahir kemuka bumi beliau langsung bersujud (Sirah Ibn Hisyam)
Riwayat shahih oleh Ibn Hibban dan Hakim bahwa Ibunda Nabi saw saat melahirkan Nabi saw melihat cahaya yang terang benderang hingga pandangannya menembus dan melihat Istana Istana Romawi (Fathul Bari Almasyhur juz 6 hal 583)
Malam kelahiran Rasul saw itu runtuh singgasana Kaisar Kisra, dan runtuh pula 14 buah jendela besar di Istana Kisra, dan Padamnya Api di Kekaisaran Persia yang 1000 tahun tak pernah padam. (Fathul Bari Almasyhur juz 6 hal 583)
Kenapa kejadian kejadian ini dimunculkan oleh Allah swt?, kejadian kejadian besar ini muncul menandakan kelahiran Nabi saw, dan Allah swt telah merayakan kelahiran Muhammad Rasulullah saw di Alam ini, sebagaimana Dia swt telah pula membuat salam sejahtera pada kelahiran Nabi nabi sebelumnya.

Read More >>

Rabu, 12 Desember 2012

Idolaku Rasulullah

sumber: Idolaku-Rasulullah SAW. 
Pesan dari Guru mulia kita Alhabib Munzir...
Untuk senantiasa Menjadikan Rasulullah SAW. Sebagai Idola (panutan)
 #Wahai saudaraku yg kumuliakan, kehidupan kita akan bahagia dan indah dengan beridolakan Sang Nabi saw,
idola (panutan) tunggal yg dipilihkan Allah untuk seluruh hamba Nya.
 sebagian dari kita merasa bahwa bila kita mencintai Rasul saw nanti akan syirik, ini adalah tipuan orang yg belum memahami hakikat Tauhid,
 karena justru kesempurnaan Iman adalah dg mencintai Nabi saw sebagaimana hadits beliau : "Tiada sempurna Iman kalian sebelum aku lebih dicintainya dari anak anaknya, ayahnya dan semua manusia". (Shahih Muslim). 
maka dengan beridolakan sang Nabi saw kita akan terbimbing kepada cahaya keluhuran, cara berpakaian, berprilaku sopan mencirikan akhlak Muhammad saw,
walaupun kita tidak mampu mengikuti pakaian beliau saw, namun yg jelas tujuan utamanya adalah kesopanan, juga kelembutan dan sahaja yg selalu muncul dalam pembawaan beliau saw yg tercermin pada setiap pecinta beliau saw dari masa ke masa.
Read More >>